Cara Agar Mudah Beradaptasi di
Lingkungan Baru
1. Menata Persepsi Kita Tentang
Lingkungan Baru Kita
Untuk menghindari persepsi yang
salah, sebelumnya kita harus membekali diri dengan informasi yang benar dan
terpercaya tentang lingkungan baru tersebut. Misal kita akan masuk ke suatu
universitas di luar kota, maka ada baiknya kita tanya kepada para alumni SMA
yang berkuliah di universitas tersebut. Dengan demikian, sedikit banyak kita
tahu dan mempunyai gambaran dengan lingkungan baru. Bagaimanapun, akan lebih
nyaman berada di lingkungan baru yang kita sudah tahu daripada sibuk menerka
dan menjadikan lingkungan baru tersebut sebagai misteri.
Lalu bagaimana jika informasi
yang kita dapatkan tidak sesuai dengan keinginan kita? Misal kita akan pindah
ke suatu kota dan ternyata kita mendapati bahwa kota tersebut masih sangat
kolot, sehingga tabu bagi wanita keluar malam. Mungkin cara terbaik yang bisa
kita lakukan adalah berusaha memahami alasan budaya itu. Dengan memahami, maka
kita tidak akan menolak mentah-mentah dan membenci lingkungan baru, meskipun
beberapa hal di dalamnya kita tidak suka.
2. Menata Diri
Persiapkan diri menghadapi
lingkungan baru tersebut. Secara fisik, jika lingkungan baru kita membutuhkan
persiapan ekstra, maka persiapkan fisik kita. Jika lingkungan baru kita sangat
menghargai intelektualitas, persiapkan juga itu. Atau jika lingkungan baru kita
sangat religius, maka ada baiknya kita memilah kembali baju yang akan kita
kenakan di sana, agar lebih sesuai.
3. Persiapkan Mental
4. Mulailah Beradaptasi
Sebagus apapun persiapan yang
kita lakukan, tetaplah kita harus beradaptasi dengan lingkungan. Bahkan ketika
kita sudah masuk ke dalam lingkungan tersebut, adaptasi mutlak tetap dilakukan.
Jangan lupa, lingkungan terus berubah, maka ikutlah berubah agar tidak terkena
seleksi alam. Janganlah takut ditolak karena tantangan akan selalu ada di setiap
lingkungan yang akan kita masuki. So, masuk lingkungan baru, siapa takut?
5. Rajin-rajinlah Memulai
Pembicaraan
Rajin2lah menyapa atau mengobrol
dengan teman2 baru kita. Dengan membuka pembicaraan terlebih dahulu berarti
kita sedang menunjukkan bahwa adalah pribadi yg hangat & terbuka terhadap
lingkungan baru. Yang pasti kita harus jadi orang yg murah senyum & senang
menyapa orang2 di sekitar lingkungan baru kita.
6. Hargailah Budaya & Aturan
di Lingkungan Baru
Percayalah, jika kita memasuki
suatu lingkungan, pastilah kita berhadapan dengan peraturan. Sebebas-bebasnya
suatu lingkungan, pastilah ada aturannya. Peraturan ini mutlak diperlukan agar
kehidupan dalam lingkungan tersebut berjalan teratur. Oleh karena itu, kita
harus bisa mengikuti peraturan yang ada di lingkungan baru tersebut. Baik
peraturan yang sifatnya tertulis, maupun peraturan tidak tertulis tapi bersifat
mengikat. Pada awalnya mungkin kita akan merasa canggung. Namun begitu, kita
harus tetap mengikuti budaya dan aturan yang diterapkan di lingkungan yang baru
itu. Misalnya, jangan melanggar jika ada kewajiban mengenakan seragam
kantor.Jangan coba-coba melanggar peraturan dengan alasan masih baru. Orang2
lama di lingkungan baru kita pasti akan tahu mana kesalahan yang sengaja atau
hanya sekadar dibuat-buat.
7. Open Mind
Ingat, kita ini orang baru. So,
kita masih sangat banyak membutuhkan bantuan dan belajar dari para senior di
lingkungan baru. Misalnya, kita dapatkan pekerjaan sesuai dengan disiplin ilmu
yang kita tempuh di kampus, bukan berarti kita lantas bersikap “sok jagoan”.
Pengalaman dari para senior akan sangat bermanfaat untuk kita dalam lingkungan
baru itu. Janganlah menutup diri. Terimalah kritikan orang lain. Jika kita
bekerja sebagai tim, cobalah untuk meraih kepercayaan di dalam tim. Dan akan
lebih baik lagi bila kita langsung mendapat kepercayaan untuk bertanggung jawab
terhadap tugas tim. Kita akan banyak belajar.
8. Jangan Malu Bertanya
Segeralah bertanya bila ada
sesuatu yang sekiranya kita rasa masih kurang jelas. Bertanya tidak harus pada
orang yang lebih tua. Kita bisa bertanya kepada orang2 yang sudah cukup
berpengalaman di sekitar kita. Setidaknya, untuk urusan teknis orang itu lebih
berpengalaman daripada kita. Selain itu, jika lingkungan baru kita adalah
lingkungan kerja, kita bisa juga bertanya kepada atasan langsung atau rekan
satu level.
9. Keingintahuan
Kuriositas akan membuat kita
bersemangat dalam bekerja. Bila dari awal saja kita sudah tidak memiliki rasa
ingin tahu terhadap bidang pekerjaan, bukan tidak mungkin kita pun akan malas
untuk mengerjakan apa pun. Kuriositas akan memotivasi kita untuk mengeksplorasi
kemampuan kita lebih dalam.
10. Mintalah Penilaian dari
Orang-orang di Sekitar Kita
Tidak ada komentar:
Posting Komentar